Pengecatan dinding adalah tahap akhir dalam sebuah bangunan tahap ini biasanya di lakukan setelah semua struktur bangunan sudah tertata rapih dengan baik karena tahap ini sudah tahap finising akhir dalam sebuah bangunan.
Pengecatan biasanya dilakukan setelah pemasangan plafon dan lantai sudah terpasang semua dan dinding sudah siap dalam pengecatan
Pengecatan biasanya dilakukan ketika tembok dinding sudah mengering dan sudah tidak mengandung kadar air karena jika tembok masih lembab akan mengakibatkan cat kurang maksimal dalam perekatan kepada tembok sendiri
Ada beberapa tahap dalam pengecatan tahap ini harus di lalui dengan cara yang tepat karena tahap inilah yang akan menjadi tahan daya dinding yang akan menghasilkan dinding yang maximal
Berikut tahap tahap dalam pengecatan
1. Pendempulan dinding yang kurang rata ataupun retak rambut tahap ini yang harus teliti dalam pengerjaan karena tahap yang sangat penting untuk menentukan hasil ahir dari sebuah pengecatan
Pemdempulan ini harus menggunakan palamir atau semen putih yang di campur sama lem karena jika Pemdempulan menggunakan bahan seperti komponen akan mengakibatkan tembok gampang keluar jamur karena tahan daya palamir itu sangat cocok untuk tembok baru ataupun tembok lama
Semen putih juga bisa di aplikasikan dengan campuran lem fox yang bisa menjadi opsi lain agar plamir tembok lebih keras dan lebih permanen namun jika plamir menggunakan kompon akan mudah keluar jamur dan akan mudan terkelupas karena bahan ini kurang cocok dalam penerapan dalam tembok bahan ini biasanya di gunakan untuk jenis seperti gipsum dan lainya
Berikut gambar di atas cara plamir tembok menggunakan plamir
CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN CAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN
Menghitung kebutuhan cat yang di perlukan yaitu
Tinggi X lebar jika sudah ketemu volume permeter persegi menghabiskan 0.8 ml dengan lapisan tiga kali lapis karena pengecatan biasanya kurang sempurna jika menggunakan 2 kali lapisan
Itu biasanya tergantung jenis cat yang di gunakan
Kalau cat yang digunakan menggunakan cat yang mahal akan lebih praktis cukup 2 kali lapisan sudah terlihat jadi dalam pengecatan namun jika cat yang harga menegah kebawa akan lebih lama dalam pengecatan bisa 2 sampai 3 kali lapisan.
Bahan dempul juga harus di perhitungkan karena hal ini yang kerap di lupakan karena pelamir tembok juga harus di perhatikan dengan teliti karena dempul yang akan menjadi patokan kekuatan tembok tersebut
PENGACATAN YANG BENAR
Pengecatan yang benar dengan cara mencampur cat dengan kadar air 20% dari volume cat tersebut karena jika terlalu encer juga kurang maksimal dan terlalu kental juga kurang efektif
Gunakan roll cat bulu yang terbuat dari bahan yang yang tebal karena akan lebih awet dalam penggunaan roll
Rol dinding yang sudah di dempul dan di amplas secara merata karena jika tidak merata akan menjadikan tembok kurang sempurna dan akan memakan bahan yang lebih banyak
Gunakan cat di setiap sudut dengan menggunakan cat yang murni tanpa di campur dengan air karena hal ini akan membuat cat labih cepat sempurna dengan menggunakan kuas
